Alang-alang / Menara Pandang Wonocolo merupakan spot istimewa untuk menikmati keindahan lanskap perbukitan yang membentang luas. Dari sini, mata akan dimanjakan oleh deretan titik sumur yang tersebar rapi di tengah hijaunya pepohonan, menghadirkan pemandangan yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Udara yang sejuk serta suasana alam yang tenang menjadikan lokasi ini pilihan sempurna untuk melepas penat.
Menara pandang yang berdiri kokoh memberikan sudut pandang 360 derajat, memungkinkan pengunjung menyapu pandangan ke seluruh penjuru Wonocolo. Saat senja tiba, sinar matahari keemasan berpadu dengan siluet perbukitan dan titik-titik sumur yang berkilau, menciptakan panorama yang begitu memukau. Setiap momen di tempat ini terasa istimewa, baik untuk diabadikan dalam foto maupun sekadar dinikmati dengan mata dan hati.
Kenyamanan wisatawan juga menjadi perhatian, dengan tersedianya fasilitas musholla dan toilet di sekitar area. Perpaduan antara keindahan alam, panorama titik sumur, dan fasilitas yang memadai menjadikan Alang-alang / Menara Pandang sebagai destinasi yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dikunjungi kapan saja.
Kebun Alpukat Desa Wonocolo merupakan salah satu potensi agrowisata yang sedang dikembangkan di kawasan Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Terletak di perbukitan eksotik kawasan migas tua, kebun ini menyajikan hamparan tanaman alpukat yang tumbuh subur berkat kondisi tanah dan iklim yang mendukung.
Dengan lahan yang terus diperluas secara bertahap oleh para petani lokal, kebun alpukat ini menghasilkan berbagai varietas unggulan seperti alpukat mentega dan alpukat lokal khas Bojonegoro. Selain menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, kebun ini juga mulai dibuka sebagai destinasi edukatif bagi pengunjung yang ingin belajar tentang budidaya alpukat secara langsung dari para petani.
Didukung oleh semangat gotong royong dan peran aktif kelompok tani setempat, pengelolaan kebun dilakukan secara alami dan ramah lingkungan, tanpa bahan kimia berbahaya. Di musim panen, pengunjung dapat merasakan sensasi memetik alpukat langsung dari pohonnya dan mencicipi buah segar hasil bumi Wonocolo.
Kebun ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan wisata terpadu Desa Wonocolo, yang tak hanya dikenal dengan wisata sumur minyak tradisionalnya, tetapi juga dengan potensi pertanian berkelanjutan.
Kebun Buah Naga di Desa Wonocolo merupakan salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Desa sebagai bagian dari pemanfaatan potensi lahan desa. Meski masih dalam tahap awal, kebun ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan sektor pertanian serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal.
Program ini juga membuka peluang ke arah agrowisata, edukasi pertanian, serta penguatan ketahanan pangan desa. Keberadaan kebun buah naga ini menjadi langkah awal menuju desa yang lebih mandiri dan produktif, sambil terus menyesuaikan dengan kebutuhan serta potensi sumber daya yang ada.
Sunset Point di Bukit Wonocolo merupakan destinasi terbaru yang menawarkan pengalaman menikmati matahari terbenam dari ketinggian. Terletak di puncak bukit dengan lanskap terbuka, tempat ini menyajikan pemandangan alam yang luas dan mempesona. Saat senja tiba, langit perlahan berubah menjadi semburat warna jingga dan ungu yang berpadu sempurna dengan siluet perbukitan di kejauhan. Momen ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin bersantai, berfoto, atau sekadar menikmati ketenangan alam sambil menunggu matahari tenggelam perlahan di balik cakrawala.